We are B

This is our blog which consist our assignments and our activities during we together in English Departement IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Jokowi Royanti

Nama : Royanti
NIM : 1414133150
Kelas : TBI B / 4

Review Buku “JOKOWI Dalam Cermin Dunia Antara Simpati dan Sinisme”
Mukaddimah
            Review buku ini disusun dengan maksud menjabarkan secara lebih terperinci tentang bahasan dalam buku “JOKOWI Dalam Cermin Dunia Antara Simpati dan Sinisme”. Dalam review buku ini, penulis mencoba menyepadankan pandangan yang ditranskripsikan oleh Nurul Ibad. Ms sebagai penulis, dengan pandangan awam para pembaca. Tak dapat dipungkiri bahwa penulis mengkritisi ataupun menelisik titik dasar penulisan buku ini, dengan pengharapan tersirat dari penulisnya. Selain dengan maksud memotivasi para pembaca, penulis juga mengharapkan review ini dijadikan sebagai pegangan para pembaca ketika mengalami kelimbungan ataupun kebingungan, ketika menyerap maksud dari isi buku ini.
            Dengan dasar keterbatasan wawasan dan dangkalnya ruang interaksi antara penyusun review dan penulis buku, tak terelakkan adanya beberapa kontra pemahaman maupun kontra penyesuaian dalam menyikapi fakta-fakta yang ada, yang berkaitan dengan buku ini. Sehingga berpengaruh pada hasil review yang bisa jadi tidak kompleks dan dianggap subyektif oleh sebagian kalangan. Tingkat pendidikan dan pengalaman penyusun review dan penulis, dibidang literatur, yang juga berbanding jauh juga menjadi dasar pengampunan maaf penyusun review, apabila hasil review dirasa kurang relefan atau mengada-ada.
            Akhir kata, penyusun banyak berharap review buku ini membawa manfaat yang positif, baik bagi pembaca awam, pengkritik, peneliti, sampai kepada penulis buku bertajuk politik, histori, maupun argumentasi, untuk dijadikan sebagai wacaan sunnah sebelum menyelami isi buku “JOKOWI Dalam Cermin Dunia Antara Simpati dan Sinisme” secara menyeluruh. Kritik dan saran maupun komentar yang menyinggung ataupun mendukung, sangat penyusun hargai dan penyusun jadikan sebagai sumbangsi moral yang patut dipertanggungjawabkan untuk karya tulis atau review selanjutnya.

ISI BUKU
          Buku ini mengangkat tema ter-update yang tengah menjadi buah bibir seluruh masyarakat Indonesia masa kini. Yakni Ir. Joko Widodo, yang coba diulas jalan hidupnya baik dari sisi politik, maupun kemasyarakatan, secara singkat dan terarah. Pada bagian awal buku ini penulis mengulas napak tilas kebelakang Jokowi – sapaan akrab Ir. Joko Widodo- sejak ia menjabat sebagai walikota Surakarta beberapa tahun silam, sampai ia menjabat sebagai Presiden RI Ke-7 sekarang. Jokowi tokoh politik pendatang baru dengan sejuta kharisma kepemimpinan apik dan merakyatnya, menggulang banyak prestasi yang membanggakan yang tak hayal membuat pihak lain yang kontra dengannya merasa panas dan nyinyir tegang. Jokowi, pemimpin merakyat yang mengagungkan anti korupsi, jujur dan sederhana, santai dan bersahaja. Jokowi, Blusukan dan Transparansi adalah modal utamanya memimpin masyarakat dengan bantuan keterpaduan antara pemerintah dan masyarakat itu sendiri. Sosok Jokowi yang seluruh orang di Indonesia tau dan seluruh anggapan miring ataupun lurusnya terdeskripsi dibagian awal buku ini.
            Napak tilas hidup manusia yang tak mungkin lurus dan halus setiap waktu, adalah sebuah fakta yang nyata dari kehidupan Jokowi ini. Berbagai kontroversi hitam putih yang mewarnai liku hidupnya menjadi hidangan utama dalam buku ini. Penulis berkali-kali menyajikan berbagai kecaman pedas dari berbagai pihak yang kontra dengan Jokowi, lengkap dengan sanjungan ataupun pembelaan kuat dari pihak yang pro dengannya (Jokowi). Bah pempurung yang terpanah jutaan hujatan pedas nan panas, tapi tempurung tetaplah tempurung, kuat menjaga isi, tebal tak tergoyahkan. Jokowi tak pernah merasa terjatuhkan, terus maju walaupun beribu hambatan menghadang.
Optimistik yang selalu menjadi ciri khas utama tokoh teladan satu ini. Terjun kedunia politik dengan kurun waktu yang belum lama, membuat sandang pendatang baru, politikus muda, sampai ke belum berpengalaman, menjadi titel tambahannya dimata umum dan beberapa pihak yang kontra dengannya. Namun usia dan pengalaman merosot menjadi nomor dua, ketika kharismatik dan popularitas menjadi acuan utama. Berkali-kali Jokowi dipandang sebelah mata, berkali-kali Jokowi dianggap menyimpang ataupun melemah, berkali-kali Jokowi dianggap tidak siap bertanding, namun entah sudah kesekian kali Jokowi memangkas habis semua anggapan miring tentangnya, tanpa sisa.
Semua pihak takjub dan terheran karenanya, maju ke kursi Gubernur DKI melawan pihak yang kuat dan tak terkalahkan, membuat beberapa pihak beranggapan ia akan kalah dan dipulangkan. Namun lagi dan lagi semua takjub dan terheran, dalam hitungan hari menjelang pemungutan suara, Jokowi mereformasi seluruh lapisan masyarakat dengan hampir tanpa jejak dan riuh. Dua kali putaran telak ia menangkan, dengan bekal kampanye lewat sosial media dan membaur ke masyarakat membuat mereka memilih dan percaya. Maju ke kuri Capres RI dengan masa jabatan Gubernur DKI yang baru ia cicipi, mengundang perhelatan berbagai pihak yang ikut beradu argumen dan anggapan miring kepadanya. Sampai saat ini masih saja ada pihak yang merasa dirugikan akibat Jokowi resmi jadi Presiden RI.
Tidak hanya dalam cermin Indonesia, Jokowi juga pemimpin besar dalam cermin dunia. Lewat bagian terakhir dari buku ini, penulis memberitahu bahwa betapa semua orang diluar sana bangga akan kepemimpinan Jokowi dan konsep-konsep kepemimpinannya. Jokowi yang lugas dan berintegritas tanpa batas. Jokowi yang disiplin dan selalu berusaha tapat janji. Jokowi yang sederhana dan merakyat. Jokowi adalah pembeda antara kepemimpinan masa lampau dan masa kini. Inilah jokowi. Demikian adalah isi dari buku “JOKOWI Dalam Cermin Dunia Antara Simpati dan Sinisme”.

 SISI POSITIF DAN NEGATIF DARI BUKU INI
          Dalam menjabarkan setiap sub-bab dalam buku ini penulis menggunakan metode eksposisi halu. Lewat beberapa fakta yang ada, penulis menyuguhkan barbagai argumen pihak-pihak yang pro maupun kontra dengan maksud meyakinkan pembaca dengan konsep yang dideskripsikan diawal bab tersebut. Setelah menyajikan beberapa argumen pihak yang kontra, secara langsung penulis menyajikan argumen pihak yang pro dengan maksud menguatkan. Sisi positifnya adalah, pembaca dapat dengan mudah membaca maksud penulis yang mendukung pihak yang pro dengan Jokowi.
            Akan tetapi dalam menyajikan isi argumen pihak yang kontra, penulis terkesan ngeyel dan  mengada-ada dengan mengulang beberapa bagian yang sudah ditulikan pada sub-bab permasalahan sebelumnya, dibagian argumen pada sub-bab berikutnya. Dengan dasar tersebut, pembaca ditakutkan menjadi bimbang dengan keaktualan sumber yang digunakan penulis lewat tata letak argumennya yang kurang teratur. Selain itu, penulis juga tidak menambahkan bagian argumen pada beberapa sub-bab yang berisi konsep yang diusung oleh Jokowi, seperti pada bab Bekerja dan Bekerja, hanya berisi deskripsi singkat beberapa konsep yang diusung oleh Jokowi dengan tanpa menambahkan argumen pro maupun kontra dari berbagai pihak selayaknya isi sub-bab yang lainnya. Hal demikian menjadi sisi negatif dari buku ini, penentuan sub-bab yang kurang terorganisir pun jadi titik tilik empuk bagi peneliti yang jeli.

PESAN MORAL
          Pesan moral yang dapat digali dari buku ini adalah bahwa didunia yang kritis, mengkritisi adalah menjadi pekerjaan yang utama. Lewat sosok Jokowi yang penuh kharisma dan prestasi yang membanggakan, tertulislah sejarah baru kepemimpinan Indonesia yang sarat akan fenomena. Kesederhanaan, kesahajaan, dan kejujuran, merupakan modal utama kita terus bertahan hidup ditengah gemerlap dunia nan kelam, dengan tetap menjunjung Indonesia yang berkarakter dan patut dibanggakan. Kredibilitas seorang pemimpin tidak bisa ditilik dari seberapa lama ia punya pengalaman, atau seberapa berat beban yang ia tanggung selama ini, namun seberapa cerdas ia menciptakan peluang dan seberapa cerdas ia memperbaiki sesuatu yang salah sampai menjadikan semua orang bangga akan dirinya. Membaca buku ini kita bukan bercermin pada sosok Jokowi si panutan negeri, tapi kita bercermin bagai berjalan beriring bersamanya, maju demi Indonesia dan bangga menjadi bagian darinya.

SARAN DAN REKOMENDASI
          Ketika semua orang sadar bahwa membaca adalah gudangnya ilmu, maka bacalah buku ini untuk membuktikannya. Masyarakat awam yang ikut andil berargumen wajib tau argumen-argumen penting dari pihak-pihak penting kepada satu orang yang sama (Jokowi). Buku ini menginspirasi banyak kalangan, mengekspos berbagai sudut pandang secara ambisi dan penuh semangat juang. Buku seperti ini menjadi penting saat ini, saat Indonesia hilang arah kemana ia harus melangkah. Akan ada banyak orang pintar yang benar, ketika mereka berdasar pada satu dasar yang tapat dan benar.

            Penyusun review sangat merekomendasi buku “JOKOWI Dalam Cermin Dunia Antara Simpati dan Sinisme” sebagai referensi baca berbagai kalangan terpelajar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar