JOKOWI DALAM CERMIN DUNIA : Antara Simpati
dan Sinisme
By: Icha Sholichah
1414132087
Ir. H. Joko Widodo
dengan nama kecil Mulyono dilahirkan di Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961.
Anak sulung dari empat bersaudara dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi
Notomiharjo. Nama Jokowi adalah nama panggilan yang diberikan oleh Micl
Romaknan, seorang rekan bisnis asal jerman,
yang populer hingga kini. Jokowi menikah dengan Iriana di Solo dan
dikaruniai tiga orang anak.
Jokowi menjabat
sebagai Wali Kota Surakarta pada tahun 2005-2010 berpasangan dengan FX Hadi
Rudyatmo. Pada tahun 2010-2015 Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo dan
kembali berpasangan dengan FX Hadi Rudyatmo. Jokowi membentuk sebuah tim kecil
untuk melakukan survei terhadap apa yang masyarakat Solo harapkan. Berdasarkan
survei, masyarakat ingin pedagang kaki lima (PKL) yang memenuhi jalan dan taman
disingkirkan. Langkah pendekatan yang dilakukan Jokowi merupakan solusi yang
strategis.
Selama menjabat
sebagai Wali Kota Solo, ada enam prestasi besar yang berhasil dicatatkan oleh
Jokowi, yaitu: memasukkan Surakarta sebagai anggota Organisasi Kota-kota
Warisan Dunia pada tahun 2006, merenovasi pasar di tujuh tempat serta
merelokasi 989 PKL tanpa harus menggusur, mempopulerkan dan mengembangkan mobil
karya anak negeri, menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Musik Dunia, Jokowi
sebagai salah satu dari 10 tokoh 2008 dari 427 kabupaten dan kota di tanah air,
dan Jokowi berhasil masuk nominasi 25 besar wali kota terbaik di dunia.
Belum habis masa
jabatan sebagai Wali Kota Solo, Jokowi didorong oleh Jusuf Kalla untuk mencalon
sebagai gubernur DKI Jakarta.Banyak para tokoh besar yang meragukan kemampuan
Jokowi. Menurut mereka, Jokowi belum pantas untuk memimpin DKI Jakarta.
Meskipun banyak tokoh yang memandang sebelah mata, Jokowi justru telah
mendapatkan beragam penghargaan atas prestasinya. Pasangan Jokowi dan Ahok ini
awalnya tidak diunggulkan, namun ada fenomena menarik terjadi yang disebut
sebagai suara rakyat suara Tuhan. Pada pemilihan putaran pertama, Jokowi-Ahok
sempat berada di urutan kedua setelah Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara).
Namun karena hasil pilkada 11 Juli 2012 tidak ada yang mencapai perolehan suara
diatas 50% maka pemilihan dilakukan ulang dengan calon dua pasangan teratas.
Dan hasil penghitungan resmi pada 29 September 2012, KPUD DKI Jakarta menetapkan
pasangan Jokowi-Ahok sebagai gubernur DKI yang baru.
Megawati
Soekarnoputri memberikan mandat kepada Jokowi untuk maju sebagai calon presiden
Republik Indonesia. Pasangan Jokowi-Jusuf Kalla memberi judul visinya Jalan Perubahan Untuk Indonesia Yang Berdaulat,
Mandiri, dan Berkepribadian. Sedangkan lawannya yaitu Prabowo-Hatta
mengajukan visi utama Membangun Indonesia
Yang Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur Serta Bermartabat. Banyak yang
meragukan kemampuan Jokowi sebagai calon presiden, meskidemikian banyak pula
yang mengakui bahwa Jokowi pantas untuk memegang jabatan tersebut.
Pada20 Oktober
2014, Jokowi dan Jusuf Kalla dilantik sebagai presiden dan wakil presiden
Republik Indonesia yang ke-7. Hasil kerja yang telah dilakukan Jokowi-JK yaitu
Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga
Sejahtera (KKS), kenaikan harga BBM, mengunjungi pengungsi erupsi gunung
sinabung, mendatangi tempat dan korban tanah longsor Banjarnegara, menangani
jatuhnya Airasia QZ8501.
Setelah menjabat
sebagai seorang presiden Jokowi tetap melakukan blusukan dalam kerjanya. Gaya
kepemimpinan blusukan Jokowi mendapat julukan sebagai sebuah demokrasi jalanan.
Selain itu kepemimpina Jokowi juga dikenal dengan transparansinya. Jokowi dan
Ahok mengumumkan jumlah gaji bulanan dan anggaran pendapatan dan belanja daerah
kepada publik, sehingga masyarakat tau rincian dana yang digunakan.
Berkat keramahan,
kesantunan, kesopanan dan gaya blusukannya Jokowi dikenal oleh seluruh
masyarakat internasional. Diantaranya seperti Nurul Izzah Anwar dari Malaysia,
Mohammad Fazreen Shah dari Brunei Darussalam, Tony Mitchener dari Australia,
dan masih banyak yang lainnya. Jokowi pula berhasil menjadi orang pertama di Indonesia
yang mendapatkan dukungan dari para musisi untuk maju sebagai seorang presiden.
Terpilihnya Jokowi sebagai presiden juga menyedot perhatian para pakar asing
diberbagai bidangnya, mereka percaya bahwa dengan sekian banyak prestasi yang
dimiliki Jokowi akan mampu melanjutkan reformasi ekonomi politik Indonesia.
Kepopularitasannya menyedot perhatian sejumlah media massa Internasional.
Beragam istilah meraka sematkan pada Jokowi, salah satunya yaitu kantor berita
Inggris BBC dalam artikel Flooding Tests ‘Jakarta’s Obama’ menyebut Jokowi
sebagai Obama dari Jakarta. Dalam forum dunia (APEC) pun kehadiran Jokowi dengan antusias oleh presiden Amerika
Serikat, presiden China, dan presiden Rusia. Gaya kepemimpinan Jokowi yang
blusukan dan merakyat membuatnya dikenal oleh para pemimpin dunia.
1.
Hal positif dan negatif dari
buku
Hal positif dari buku :
®
Menambah wawasan tentang
perjalanan hidup Joko Widodo
®
Menambah wawasan tentang
politik yang terjadi di Indonesia
®
Memberitahu hal-hal fakta yang
terjadi seputar kepemimpinan Jokowi
®
Buku dapat dipercaya
kebenarannya karena terdapat banyak sumber yang dijadikan referensi
®
Gaya bahasa yang digunakan
dalam buku tersebut mudah difahami
Hal negatif dari buku:
®
Hal yang sudah dibahas di bab
sebelumnya dibahas lagi dan lagi
®
Masih terdapat beberapa kata
dan kalimat yang diketik ulang (dua kali)
®
Adanya kesalahan dalam
pengetikan (typo)
®
Nama-nama orang yang memandang
negatif terhadap Joko Widodo tidak disamarkan namanya, sehingga dapat membuat
rating orang tersebut turun dimata pembaca
2.
Ilmu yang dapat diambil
Ilmu yang dapat diambil dari buku tersebut yaitu:
®
Meneladani sikap dan sifat
Jokowi yang peduli terhadap sesama manusia tanpa pandang bulu
®
Mengajarkan hal yang seharusnya
dilakukan oleh seorang pemimpin yang tidak hanya mengumbar
janji kosong saja tanpa adanya tindakan
®
Mengingatkan kita bahwa
masyarakat kecil bukan untuk ditindas
®
Memberi pelajaran bahwa semua
kesungguhan akan membuahkan hasil
3.
Saran dan rekomendasi untuk
buku
Saran dan rekomendasi untuk buku:
®
Hal yang sudah dijelaskan
sebaiknya tidak usah diulang kembali, jika diperlukan sebaiknya diulang
seperlunya saja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar