We are B

This is our blog which consist our assignments and our activities during we together in English Departement IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Minggu, 06 Maret 2016

Konsep EDutainment Ari Fahruroji

SUMMARY BOOK “METODE EDUTAINMENT”
by Ari Fahruroji / TBI-4b
Content
Buku ini menjelaskan tentang menjadikan tujuan dari pendidikan berjalan sebagaimana mestinya dimana dengan pendidikan siswa menjadi pintar, bertambah pengetahuan, dan mencari bekal bagi kehidupan para siswa kelak saat dewasa. Akan tetapi para siswa sudah mengalami rasa pesimis dan putus asa ketika masuk kedalam kelas yang notabennya kegiatan didalam kelas itu untuk mencari ilmu. Permasalahan ini tentu harus segera dicari solusi yang tepat agar suasana dan lingkungan kelas kembali pada fungsi yang sebenarnya yaitu membuat para siswa merasa nyaman berada didalmanya. Untuk itu, lingkungan sekolah harus membenahi berbagai aspek yang ada didalam pendidikan. Lingkungan sekolah harus mengalami pembenahan dalam pola pengajaran dan suasana didalam kelas. Melalui buku penulis menerangkan lebih lanjut tentang metode edutainment yang mungkin bisa menjadi perantara agar tercapainya tujuan-tujuan dari pendidikan itu sendiri.
Terkadang, memang susah untuk mengubah sistem mengajar yang sudah biasa dilakukan. Dari dulu, sistem pengajaran kita cenderung membuat siswa pasif. Hal inilah yang membuat mereka mudah bosan. Metode edutainment yang ada dalam buku ini dapat membantu permasalahan tersebut. Edutainment merupakan sebuah metode pengajaran yang membuat siswanya aktif dan nyaman ketika belajar di kelas. Edutainment dirancang khusus untuk tujuan pendidikan yang penyajiannya diramu dengan unsur-unsur hiburan sesuai dengan materinya.
Edutainment sudah bertransformasi dalam beragam bentuk, seperti humanizing the classroom, active learning, accelerated learning, quantum learning, quantum teaching, dsb. Dalam metode pembelajaran Edutainment, terdapat beberapa pendekatan belajar yaitu Somatik, Auditori, Visual dan Intelektual atau lebih dikenal dengan istilah SAVI. Pada intinya belajar bisa optimal jika keempat unsur SAVI (Somatic, Auditori, Visual dan Intelektual) diterapkan dalam suatu peristiwa pembelajaran. Jadi dalam pembelajaran eduataiment sangat diperlukan pendekatan SAVI, agar pembelajaran yang sejati dapat berlangsung dan dapat meningkatkan pembelajaran pada semua peserta didik.
Edutainment berasal dari kata education dan entertainment. Education berarti pendidikan, sedangkan entertainment bararti hiburan. Jadi, edutainment adalah suatu proses pembelajaran yang didesain sedemikian rupa sehingga muatan pendidikan dan hiburan bisa dikombinasikan secara harmonis untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Konsep edutainment tentu sangat menarik apabila dikembangkan dengan sistematis dan terstruktur. Dengan demikian pembelajaran akan dapat berlangsung dengan baik hingga mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Akan tetapi aruslah memperhatikan beberapa aspek yang akan mendukung keberhasilannya yaitu proses pembelajaran, yang mana dalam proses tersebut terjadi interaksi langsung antara guru, siswa dan materi. Sedangkan ketentuan keberhasilan dari sebuah pembelajaran tidaklah diukur dari hasil akhir yang berupa ujian, melainkan bagaimana guru dapat memberikan motivasi penuh terhadap siswanya agar dapat menumbuhkebangkan serta mengarahkan potensi yang dimilikinya sehingga tercipta suasana belajar dalam dirinya. Jika berjalan dengan baik, tentu saja suasana pembelajaran di kelas akan berubah, dari sesuatu yang menakutkan menjadi sesuatu yang membahagiakan dan dirindukan oleh para siswa.

The Knowledge from The Book
1.      Siswa akan mampu menyerap dan memahami pembelajaran dengan baik dan mudah.
2.      Cara yang dapat digunakan oleh guru untuk mengajar sangatlah inovatif. Misalnya: Model pembelajaran koolaboratif dan interktif.
3.      Proses pembelajaran yang sangat bervariatif.
4.      Metode pengajaran yang menyenangkan dan tidak adanya penekanan terhadap siswa.
5.      Memupuk jiwa sosial yang tinggi.
6.      Meningkatkan nalar kerjasama tim yang tinggi.
7.      Meningkatkan keterampilan dan potensi siswa.
8.      Membentuk guru memiliki kepedulian terhadap siswa dan proses penyampaian bahan ajar.
9.      Mampu mengembangkan kreatifitas mengajar guru.
10.  Guru berani mengambil resiko dan mengambil langkah-langkah baru untuk dicoba, dan senantiasa terbuka terhadap hal-hal baru serta senantiasa siap untuk belajar.


The Positive and Negative things from the book
1.      Positive
a.       Melalui buku ini siswa akan mampu menyerap dan memahami pembelajaran dengan baik dan mudah.
b.      Melalui buku ini siswa mengambil keputusan, memilih, menentukan, menciptakan, memasang, membongkar, mengembalikan, mencoba, mengeluarkan pendapat, memecahkan masalah, mengerjakan secara tuntas, bekerjasama dengan teman, dan mengalami berbagai macam perasaan.
c.       Buku ini banyak memberikan pendidikan nilai.
d.      Buku ini mempublikasikan pengetahuan tentang edutainment.
e.       Buku ini mudah untuk dimengerti.
2.      Negative
a.       Buku ini hanya berisi teks semua dan hanya sedikit gambar. Maksudnya hanya  untuk menarik minat pembaca.

Hint & Recommendation
Diharapkan media pembelajaran yang mengusung konsep edutainment ini semakin berkembang dengan baik Indonesia dan mendapat sambutan yang baik dari audiencenya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar