Name: Nia Meliana
Class
: TBI/4B
Subject
: Writing for Academic Purposes
Strategi
Humor dalam Pembelajaran
Setiap
pendidik pasti memiliki strategi yang harus dilakukan selama proses
belajar-mengajar. Salah satunya yaitu strategi pembelajaran yang bersifat edutainment. Menurut New World
Encyclopedia, edutainment berasal
dari kata educational entertainment atau entertainment education
yang berarti, suatu hiburan yang didesain untuk mendidik dan menghibur. Pada
dasarnya, edutainment berusaha untuk
mengajarkan atau memfasilitasi interaksi sosial kepada para siswa dengan
memasukkan berbagai pelajaran dalam bentuk hiburan yang sudah akrab di telinga
mereka, seperti acara televisi, permainan yang ada di komputer atau video
games, film, musik, website, perangkat multimedia, dan lain sebagainya. Dalam
buku Metode Edutainment ini, isinya lebih menenkankan bagaimana strategi
belajar yang menyenangkan tetapi siswa tetap fokus pada materi yang dijelaskan
oleh guru serta siswa merasa nyaman seolah-olah mereka tidak sedang
belajar.
Dengan metode edutainment, siswa tidak hanya aktif di kelas tetapi mampu
mengembangkan kemampuan belajarnya di lingkungan sosial. Dalam hal ini, seorang pendidik dilarang
memaksakan kehendak siswa dalam artian siswa bebas berpendapat atau menguungkapkan
buah pikirannya masing-masing. Sejatinya, kemampuan yang dimiliki masing-masing
siswa berbeda-beda. Seorang pendidik hanya menjadi fasilitator dan mengarahkan
para siswanya untuk mampu mengembangkan kemampuan diri.
Sekarang ini, konsep pendidikan yang
lebih mengedepankan konsep kaku, menegangkan, tidak menyenangkan, bahkan
disertai dengan sikap otoriter dari pendidik kepada siswa, sudah tidak efektif
lagi jika dilihat dari hasil yang dicapai. Sebab, siswa yang dididik dengan
menggunakan metode dan strategi yang demikian justru akan menjadi generasi yang
penuh ketegangan, mudah stress, dan tidak mampu memecahkan masalah dalam
kehidupannya.
Lingkungan atau area ruang kelas
juga sangat berpengaruh terhadap metode pembelajaran siswa. Bagaimana mengatur
posisi tempat duduk, perlunya menyediakan gambar di antara sisi ruang kelas,
selain itu warna cat dinding ruang kelas juga sangat berpengaruh terhadap
pembelajaran siswa. Sangat penting mewarnai cat dinding kelas dengan
warna-warna yang tepat, sehingga membuat siswa lebih nyaman dan betah belajar.
Selain itu, adanya unsur humor atau
hal yang lebih bahagia dan menyenangkan yang dilakukan selama proses
pembelajaran berlangsung membuat siswa tidak merasa bosan dan jenuh mengikuti
pembelajaran di kelas. Bahkan, siswa pun mampu mengingat pelajaran yang telah
disampaikan karena adanya unsur humor tersebut. Itulah mengapa, unsur humor
atau kebahagiaan dalam proses pembelajaran menjadi hal yang penting.
Bagaimana pun, siswa tidak bisa lagi
dididik dengan cara tradisional atau konvensional. Siswa perlu melakukan timbal
balik atau interaksi dengan pendidik atau siswa yang lain. Siswa bebas bergerak
dan berekspresi. Seorang pendidik hanya mengawasi jalannya proses
belajar-mengajar. Dengan begitu, segala kekurangan yang dimiliki oleh para
siswa akan terus digali dan diperbaiki, sehingga semakin hari, mereka akan
semakin baik dan mampu menumbuhkembangkan potensi ke arah yang lebih maksimal.
Siswa juga memiliki gaya belajar
yang berbeda-beda dalam pembelajaran. Ada pelajar visual, auditorial, dan
kinestetis. Semuanya memiliki ketertarikan masing-masing. Seperti halnya
pelajar visual, tipe pelajar ini dapat belajar baik jika menggunakan indra
penglihatan. Adapun pelajar auditorial, adalah siswa yang dapat belajar dengan
baik melalui indra pendengaran. Tipe pelajar seperti ini biasanya cenderung
lebih suka menghafal. Begitu juga dengan tipe pelajar kinestetis, pelajar yang
dapat menangkap pelajaran dengan baik jika menggunakan gerakan atau sentuhan.
Semua perbedaan gaya belajar siswa dapat dipadukan melalui metode belajar
secara humoris dan menyenangkan.
Keberhasilan proses belajar-mengajar
tidak hanya diperankan oleh siswa, melainkan oleh guru sebagai pendidik. Guru
juga merupakan faktor penting dalam lingkungan belajar dan kehidupan siswa
bukan hanya sekedar pemberi ilmu, melainkan berperan sebagai rekan belajar,
model, pembimbing, dan fasilitator siswa.
Bahwa untuk menjadi seorang guru profesional tidaklah mudah. Seorang guru
harus bisa mengetahui bagaimana cara strategi yang tepat yang akan dilakukan
selama pembelajaran. Sebelum itu, guru juga harus membentuk perencanaan
pengajaran terlebih dahulu melalui pencapaian-pencapaian yang terarah pada
setiap mata pelajaran yang akan diajarkan.
Selama proses pembelajaran, supaya
tidak terkesan kaku, baiknya pendidik memperlakukan siswa sebagai manusia yang
sederajat dengannya. Anggaplah antara pendidik dan siswa sama-sama sedang
mempelajari suatu hal tetapi satu diantaranya memberikan stimulus yang
memberikan motivasi bagi siswa, sehingga siswa tidak terkesan blank dengan apa yang mereka pelajari.
Setelah apa yang pendidik ajarkan
kepada siswa kemudian memberikan latihan berupa tugas yang sudah diajarkan,
guru juga harus menghargai setiap usaha dan hasil kerja para siswanya, tak lupa
guru juga selalu memberikan semangat yang mendorong mereka untuk berbuat dan
menghasilkan karya yang kreatif.
Hal Positif yang
Terdapat dalam Buku Metode Edutainment
Hal positif yang terdapat dalam buku
Metode Edutainment adalah, kami menjadi
lebih mengetahui tentang bagaimana menerapkan strategi, metode, taktik, dan
gaya belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, dalam
buku tersebut dijelaskan bahwa siswa tidak hanya belajar melainkan juga
bermain, dalam artian siswa belajar dengan melakukan bagian unsur humor atau
hal yang lebih menyenangkan selama proses pembelajaran. Hal ini merupakan
informasi yang sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam hal pendidikan entertainment (hiburan). Menurut kami,
metode edutainment merupakan metode
yang paling ampuh untuk menghilangkan rasa bosan dan jenuh siswa selama belajar
di kelas. Siswa tidak hanya senang tetapi tetap fokus pada ap yang guru
bicarakan di depan kelas.
Selain itu, kami sebagai calon
pendidik juga mengetahui bagaimana menjadi seorang pendidik yang baik, tidak
hanya sebagai pemberi ilmu, tetapi juga sebagai pembimbing dan model untuk para
siswanya nanti. Bagaimana pentingnya seorang guru menjaga sikap di saat
mengajar, serta bagaimana menjalin komunikasi yang baik antara seorang guru
dengan siswanya.
Hal Negatif yang
Terdapat dalam Buku Metode Edutainment
Menurut saya, hal negatif yang
terdapat dalam buku Metode Edutainment
ini adalah, pembahasan atau isi yang terdapat dalam buku tersebut dilakukan
secara berulang-ulang. Tetapi dari awal kami sudah menilai bahwa buku Metode Edutainment ini pembahasannya
cukup bagus, hanya saja kekurangannya yaitu ada beberapa kalimat dalam buku
tersebut yang ditulis secara berulang-ulang.
Ilmu yang dapat Diambil
dalam Buku Metode Edutainment
Ilmu yang dapat diambil dalam buku Metode Edutainment ini cukup banyak dan
semuanya sangat menginspirasi pembaca. Hanya saja, di zaman sekarang masih ada
saja seorang pendidik yang melakukan pengajaran secara kaku dan monoton, terlalu
menekan para siswa sesuai dengan keinginannya. Padahal, dalam buku tersebut
dijelaskan bahwa dengan melakukan pengajaran seperti hal tersebut, siswa tidak
akan bisa bergerak dan berekspresi secara bebas. Dalam hal ini, siswa
diharuskan untuk mengungkapkan ide dan pikirannya lewat sebuah gagasan atau
opini untuk mengembangkan potensi siswa tersebut. Pengaruhnya adalah semangat
siswa perlahan menjadi hilang dan merasa jenuh, bosan, serta tidak betah selama
proses pembelajaran di kelas. Sebaiknya, pendidik tersebut menggunakan metode edutainment seperti yang sudah dijelaskan dalam buku. Sebab, dengan
menggunakan metode edutainment, siswa menjadi lebih aktif
dan kreatif di samping unsur humor yang diberikan oleh pendidik saat mengajar.
Saran atau Rekomendasi untuk
Buku Metode Edutainment
Sebaiknya, pembahasan atau isi yang
terdapat dalam buku metode edutainment
disertai dengan beberapa contoh mengenai strategi, taktik, dan gaya belajar
yang dilakukan oleh siswa selama proses pembelajaran supaya lebih bisa memahami
pembaca. Sementara itu, pembahasan atau isi sebaiknya dilengkapi dengan
beberapa gambar supaya dapat menarik perhatian pembaca.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar