Nama : Nur Faizah
Kelas
: TBI B/IV
PEMBELAJARAN YANG MENARIK DAN MENYENANGKAN
Pendahuluan
Pendidikan merupakan hal yang sangat
penting bagi kehidupan manusia. Setiap manusia berhak mendapatkan pendidikan. Seperti
kita ketahui bahwa suatu pendidikan akan mencetak sumber daya manusia yang
berkualitas dari segi spiritual, intelegensi
dan keterampilan. Begitu pentingnya pendidikan maka maju tidaknya suatu
negara dipengaruhi oleh faktor pendidikannya. Oleh karena itu, pendidikan
hendaknya dibuat semenarik mungkin sehingga para siswa dengan senang hati untuk
belajar.
Buku
yang berjudul “METODE EDUTAINMENT” yang ditulis oleh Moh. Sholeh Hamid S.Pd. ini
membahas mengenai cara mengajar yang menghibur sehingga membuat siswa tertarik
dan tidak merasa tertekan. Pokok bahasan yang diulas dalam buku ini yaitu
mengenai pengertian edutainment, mendesain ruang kelas, tehnik mencatat menulis
dan membaca, model pembelajaran kolaboratif dan metode pembelajaran interaktif.
Dalam
review kali ini, penulis juga ingin membahas mengenai inti dari buku
edutainment, hal positif dan hal negatif yang dapat kita ambil dalam buku
edutainment, ilmu atau pelajaran yang dapat kita ambil dan saran mengenai buku
ini.
Pembahasan
Kata
edutainment berasal dari gabungan antara education dan entertainment. Education
yang berarti pendidikan dan entertainment yang berarti hiburan. Jadi
edutainment merupakan suatu pendidikan yang menghibur atau menyenangkan.
Pembelajaran yang menyenangkan biasanya dilakukan dengan humor, bermain peran
atau games, dengan begitu para siswa merasa senang dan tidak bosan dalam
belajar.
Pada
dasarnya setiap manusia menginginkan sebuah kebahagiaan dalam hidupnya, baik
itu kesenangan lahir maupun batin. Nel noddings menyatakan bahwa pendidikan
seharusnya diarahkan kepada tujuan fundamental dari kehidupan manusia yaitu
kebahagiaan. Pada dasarnya edutainment dapat diterapkan dalam pendidikan apa
saja.
Ada
beberapa teori dan bentuk terapan dari edutainment yaitu humanizing the
classroom, active learning, the accelerated learning, quantum learning, quantum
teaching dll. Humanizing artinya memanusiakan, classroom artinya ruangan kelas.
Jadi pendidik hendaknya memperlakukan para siswanya sesuai dengan karakternya
masing-masing. Active learning artinya pembelajaran aktif dimana para siswanya
berperan secara aktif dalam proses
pembelajaran, guru disini hanya berperan sebagai fasilitator dan yang berhak
melalukan pembelajaran aktif sepenuhnya adalah para siswa.
The
accelerated learning atinya suatu pembelajaran yang cepat dan alamiah yang
mendobrak cara belajar dalam pendidikan dan pelatihan yang terstruktur. Quantum
learning adalah cara pengubahan macam-macam interaksi, hubungan, dan inspirasi
yang ada di dalam belajar (Bobbi De Porter). Quantum teaching adalah interaksi
yang mengubah energi menjadi cahaya yang
mencakup beberapa hal seperti pengubahan macam-macam interaksi yang ada di
dalam atau proses belajar, menguraikan cara-cara yang memudahkan proses belajar
melalui perpaduan unsur-unsur seni dan pencapaian-pencapaian terarah serta
fokus pada hubungan yang dinamis di dalam kelas.
Dalam
mendesain ruang kelas, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan yaitu : menyediakan
gambar seperti poster/simbol, poster penegasan diri dan gunakan warna seperti
warna biru tua, biru muda, cokelat, merah, hijau, hitam, kuning, ungu, abu-abu
atau putih.
Dalam
pengaturan bangku pula ada beberapa
formasi seperti formasi tradisional, formasi auditorium, formasi
chevron, formasi kelas bentuk huruf U, formasi meja pertemuan, formasi konverensi,
formasi pengelompokan terpisah, formasi tempat kerja, formasi kelompok untuk
kelompok, formasi lingkaran, dan formasi peripheral.
Mencatat
yang efektif adalah salah satu kemampuan terpenting yang harus dipelajari.
Dengan mencatat, seseorang dapat meningkatkan daya ingatnya, begitupun dengan
menulis. Ada dua tehnik yang dapat digunakan ketika menulis, yaitu clustering
(pengelompokan) dan fast writing (menulis cepat). Dalam hal membaca pun ada dua
cara yang dapat dilakukan yaitu scanning dan skimming.
Metode
pembelajaran kolaboratif merupakan metode pembelajaran yang menetapkan
paradigma baru dalam teori-teori belajar, khususnya pembelajaran yang
konstruktivisme yang dipelopori oleh Vigotsky (1986). Ada beberapa
karakteristik dalam pembelajaran kolaboratif diantaranya yaitu :
· Berbagi pengetahuan antara guru dan
siswa
· Berbagi otoritas antara guru dan siswa
· Guru sebagai mediator
· Pengelompokan siswa yang heterogen
Adapun
pembahasan mengenai peran siswa dalam pembelajaran kolaboratif adalah sebagai
berikut :
· Membentuk tujuan
Membentuk
tujuan merupakan suatu proses yang memandu siswa melakukan banyak hal sebelum,
selama dan sesudah proses pembelajaran.
· Mendesain tugas pembelajaran dan
pengawasan
Dalam
hal ini guru membentuk tugas untuk siswa yang dikerjakan secara berkelompok dan
guru pun mengawasi hasil belajar siswa.
· Penilaian diri
Penilaian
diri disini berarti siswa harus bisa
mengembangkan kemampuan mereka dalam menilai kerja kelompok.
· Pentingnya interaksi dalam pembelajaran
kolaboratif
Dalam
hal ini komunikasi terjadi secara dua arah. Jadi bukan hanya guru yang
berbicara akan tetapi siswa pun ikut berbicara.
· Berbagai tantangan dan konflik dalam
pembelajaran kolaborasi
Dalam
melakukan pembelajaran kolaboratif, akan ada persoalan penting yang dihadapi yaitu
diantaranya masalah kontrol dalam kelas, masalah waktu persiapan pembelajaran
kolaboratif, masalah perbedaan individu di antara para siswa, masalah tanggung
jawab individu terhadap pembelajaran dan konflik sosial.
Dalam
suatu pembelajaran ada pula metode pembelajaran interaktif. Dalam hal ini pembelajaran
terjadi secara dua arah, semua siswa pun berperan secara aktif. Ada berbagai
metode pembelajaran yang bersifat interaktif, seperti metode ceramah, metode
proyek, metode eksperimen, metode pemberian tugas dan pembacaan, metode
diskusi, metode latihan.
Ada
beberapa jenis permainan yang dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran,
yaitu permainan think pair and share, permainan artikulasi, permainan mind
mapping, permainan mencari pasangan, permainan bertukar pasangan, permainan
melempar bolasalju, permainan tebak kata dan permainan kelompok bergerak.
Agar
pembelajaran yang menarik dan menyenangkan dapat di lakukan oleh pendidik
maupun murid, ada beberapa sikap yang harus dilakukan guru saat mengajar di dalam
kelas, yaitu sebagai berikut :
·
Ketahui
dan hormati setiap siswa sebagai seorang individu
·
Pelajari
nama-nama siswa agar bisa mengetahui kondisi saat belajar mengajar.
·
Jangan
mengintimidasi siswa.
·
Demonstrasikan
keinginan anda pada materi yang akan diajar.
·
Tantang
siswa anda tetapi tawarkan dukungan yang sesuai.
·
Lakukan
kontak mata yang akrab kepada siswa.
Hal
positif dari buku edutainment adalah :
o
Sang
penulis menginformasikan kepada pembaca betapa pentingnya proses pembelajaran
secara menyenangkan sehingga pembaca (pendidik) dapat melakukan sebuah perubahan
dari yang tadinya mendidik dengan cara yang membosankan menjadi mendidik dengan
cara yang menarik dan menghibur.
o
Sang
pembaca mengetahui apa saja yang membuat kelas menjadi lebih menarik mungkin
dengan pemberian warna, gambar atau lainnya dan di aplikasikan ke dalam kelas.
o
Setiap
bab dalam buku ini, sang penulis mencantumkan kotak yang berisi hal
penting dari bab tersebut.
o
Sang
penulis menulis buku ini dengan materi dan bahasa yang mudah dipahami dan tidak
bertele-tele.
o
Pada
bagian daftar pustaka, penulis menulis banyak sumber dan hal ini menandakan bahwa buku tersebut lengkap
karena didukung oleh berbagai sumber baik buku, website dan makalah.
o
Setiap
judul-judul kecil dalam buku ini juga menggunakan huruf tebal sehingga
menegaskan pembaca bahwa itu merupakan judul dari setiap bacaan.
o
Pada
bagian paling akhir dari buku ini sang penulis menuliskan informasi mengenai
sang penulis sehingga sang pembaca dapat mengetahui setidaknya sedikit
informasi mengenai sang penulis.
Hal
negatif dalam buku edutainment adalah :
o
Sang
penulis tidak menuliskan daftar kata-kata beserta artinya yang sekiranya tidak
di mengerti oleh sang pembaca.
o
Sang
penulis tidak mencantumkan foto dirinya dibagian paling akhir dari buku ini
sehingga sang pembaca tidak mengetahui siapa penulis buku ini.
o
Sang
penulis tidak mencantumkan gambar-gambar yang membuat buku semakin menarik.
o
Cover
dari buku ini menggunakan desain yang kurang menarik sehingga membuat pembaca kurang
penasaran untuk membaca.
Ilmu yang dapat kita
ambil dari buku edutainment adalah :
o
Sang
pembaca dapat mengetahui pengertian edutainment dan mengetahui bagaimana cara
melakukan pembelajaran yang menyenangkan.
o
Mengetahui
bagaimana cara mendesain ruang kelas sedemikian rupa sehingga murid merasa
nyaman.
o
Mengetahui
tehnik dalam membaca, menulis, dan mencatat.
o
Sang
pembaca mengetahui model pembelajaran kolaboratif, peran guru dan murid dalam
pembelajaran kolaboratif dan mengaplikasikannya dalam kehidupan.
o
Mengetahui
berbagai metode pembelajaran yang interaktif sehingga siswa berperan aktif
dalam pembelajaran.
Saran :
o
Dalam
buku ini sebaiknya sang penulis menuliskan daftar kata-kata beserta artinya yang
sekiranya tidak di mengerti oleh sang pembaca.
o
Sang
penulis hendaknya mencantumkan foto dirinya dibagian paling akhir dari buku ini
sehingga sang pembaca mengetahui siapa penulis buku ini.
o
Mungkin
akan jauh lebih menarik jika sang penulis mencantumkan gambar-gambar yang
menjelaskan mengenai materi.
o
Mengenai
cover dari buku ini sebaiknya menggunakan desain yang lebih menarik sehingga
membuat pembaca penasaran dan berniat untuk membaca.
o
Karena
buku ini membahas mengenai edutainment, maka sebaiknya sang penulis lebih
banyak membahas hal yang yang berhubungan dengan pembelajaran yang menyenangkan
seperti metode-metode aktif learning.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar