
Name :
Lydiana Saputri
Class :
TBI-B/IV
NIM :
1414131042
Book Review
for Writing and Academic Purposes
Judul buku : Metode
Edutainment
Penulis : Moh. Sholeh Hamid, S.pd
Penerbit : DIVA Press, Cetakan VI, Maret 2014
Tebal : 251 halaman
No. ISBN : 978-602-978-974-4
Buku ini ditulis oleh Moh. Sholeh Hamid, S,pd yang lahir pada 1
Januari 1960 di Banyuwangi. Penulis mendapatkan gelar sarjananya di Universitas
wisnuwardhana Malang dalam bidang Pendidikan Bahasa Indonesia. Moh. Sholeh
adalah seorang pendidik yang memiliki pengalaman mengajar sejak tahun 1980-an.
Saat ini, penulis adalah kepala sekolah di MI Bustanul Mubtadiin, Ketapang
Kalipuro, Banyuwangi. Sekolah yang berada di bawah Yayasan Raudhatut Thalibin,
asuhan ayahandanya KH. Abdul Hamid Yunus. Buku ini merupakan buku pertama yang
merupakan representasi pengalaman mengajar, kebijakan, dan strategi pendidikan
yang pernah penulis terapkan.
Hal yang melatarbelakangi penulisan buku ini adalah fenomena
pembelajaran di sekolah, baik dari metode pembelajaran maupun dari aspek
pendidiknya. Dimana dunia pendidikan adalah faktor yang penting dalam kehidupan
manusia. Karena pendidikan adalah pencetak peradaban manusia. Penulis
menegaskan pada dasarnya sekolah bukan hanya sarana untuk mencari nilai,
peringkat, atau semacamnya tetapi sarana untuk menambah pengetahuan siswa dan
menjadikan ilmu sebagai bekal kehidupan mereka di masa depan.
Penulis
mengatakan pendidik yang baik, dalam proses belajar pembelajaran hendaknya
memperlakukan para siswanya sesuai dengan kondisi dan karakteristik mereka
masing-masing. Dalam buku ini penulis menyajikan konsep
edutainment,
model pembelajaran kolaboratif dan model pembelajaran interatif,
memberikan tips tentang cara mendesain kelas, macam-macam
gaya belajar siswa, dan berbagai jenis permainan yang bisa dijadikan
sebagai strategi pembelajaran yang patut diterapkan dalam pembelajaran..
Penulis menyatakan pada pembelajaran kolaboratif pendidik harus mampu menjadi
mediator dan fasilitator. Dalam konsep edutainment ini bertujuan untuk
menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Sasaran penulisan buku ini
adalah para pendidik, orang tua, pelajar, atau mahasisiwa yang berminat pada
pendidikan.
Pada daftar isi yang terdiri dari 5 bab yaitu: pendahuluan,
memahami edutainment, mendesain ruarng kelas, teknik mencatat, menulis, model
pembelajaran kolaboratif dan pembelajaran interaktif. Edutainment
adalah suatu cara untuk membuat proses pendidikan dan pengajaran menjadi
menyenangkan dan memudahkan siswa untuk menangkap esensi dari pembelajaran
tersebut. Edutainment menekankan pada tataran metode, strategi, dan taktik.
Strategi biasanya berkenaan dengan taktik, sedangkan taktik sendiri adlah
segala cara dan upaya untuk menghadapi sasaran dan kondisi tertentu, agar
memperoleh hasil yang maksimal. Bentuk terapan metode edutainment ini antara lain : humanizing
the classroom, active learning, the accelerated learning, quantum learning, dan
quantum teaching.
Pada
pembahasan quantum learning ada
istilah yang baru saya ketahui yaitu mengenai NLP (Neuro linguistics programming). Program tersebut meliputi hubungan
antara bahasa dan perilaku, yang dapat dipergunakan untuk menciptakan jalinan
pengertian antara siswa dan pendidik. Selanjutnya yaitu fakta bahwa dalam quantum learning, penggunaan music
dipandang sebagai sesuatu yang penting. Dengan music khusus, mereka dapan
mengerjakan pekerjaan mental yang melelahkan diringi rasa rileks dan tetap
berkonsentrasi. Adapula table yang diungkapkan oleh Georgi Lozanov (DePorter,
2002) mengenai hasil penelitian music dalam mnegrjakan pekerjaan mental. (hal.
81)
Dalam
mendesain ruang kelas hal yang harus diperhatikan adalah lingkungan kelas,
pengaturan tempat duduk, pemberian aroma terapi, pengaturan tanaman dan
menggunakan media pembelajaran yang tepat. Selanjutnya mengenai teknik dalam
menulis (clustering atau
pengelompokkan dan fast writing atau
menulis cepat )dan membaca, penulis
membahas mengenai teknik scanning dan
skimming.
Penulis
juga menjelaskan tentang metode pembelajaran interakti, diantaranya : metode
ceramah, proyek, eksperimen, pemberian tugas dan pembacaan (retation), diskusi
dan latihan (drilling). Adapun macam-macam strategi yang menarik dan menghibur,
penulis menggambarkan pula bagaimana permainan itu dilakukan. Strateginya adlah
sebagai berikut, picture by picture,
numbered head together, cooperative script, jigsaw, dan coursereview horray.
Berikut ini adalah kelebihan dari penulisan buku ini, dilihat dari
sampul buku ini menarik dengan penggunaan ukuran huruf yang beragam dan warna
yang berbeda. Selain itu penekanan pada kata “menjadikan siswa kreatif dan
nyaman” membuat yang melihat mengacu pada hal positif. Desain menarik ini
terlihat pula pada penulisan sampul belakang, menggunakan kata yang sederhana
sehingga mudah dicerna pembaca. Dalam penulisan isi, penulis memberikan textbox
untuk kalimat-kalimat yang penting pada beberapa bab maupun sub bab. Hal ini
memudahkan pembaca menemukan ide pokok dari teks yang sedang dibaca.
Pada daftar isi menggunakan bahasa yang sederhana memberikan kesan
ringan pada saat membacanya. Gambar ilustrasi pada bab pengaturan ruang kelas
memudahkan dalam penerapannya. Dengan mengaplikasikan konsep edutainment dan pembelajaran interaktif,
baik siswa maupun pendidik akan saling bekerja sama dan aktif dalam proses
pembelajaran.
Jika dihubungkan dengan sisi agama, konsep edutainment ini turut mendukung pola pembelajaran dalam Islam.
Dalam proses pembelajaran yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, bahwa rasa senang
dan bahagia berperan penting pada diri seseorang dan memberikan pengaruh yang
kuat dalam jiwanya. Tidak hanya mengajarkan tetapi Rasulullah SAW menerapkan
apa yang diajarkannya dalah kehidupan sehari-hari sehinnga selaras dengan
realita. Begitu pun seorang pendidik, meski tidak sesempurna Rasulullah SAW,
minimal kita menjadikannya tauladan dalam hal mengajar maupun menjalani
kehidupan ini.
Tidak ada hal yang sempurna di dunia ini, tidak terkecuali pada
penulisan buku metode edutainment
ini, masih ditemukannya dosa kecil pada penggunaan spasi, penggunaan bahasa
yang kurang tepat seperti kata “sangat..” hal ini sebaiknya dihindari karena
kata tersebut menegaskan aspek tersebut adalah yang paling berpengarah harus
melihat aspek lainnya juga, korelasi antar paragraf masih ada yang kurang pas
karena peralihan pembahasan tidak dihubungkan terlebih dahulu pada paragraf
sebelumnya. Pada penulisan biografi penulis, akan lebih baik jika ditambahkan
foto penulis.
Banyak sekali ilmu yang didapat dengan membaca buku Moh. Sholeh
ini dapat menambah wawasan mengenai metode belajar-mengajar, selain itu berisi
mengenai bagaimana mendesain pembelajaran interaktif dan menyenangkan. Secara
sadar atau tidak buku ini memberikan pengetahuan yang inovatif dan
menginspirasi. Pembelajaran ini memang sudah pernah saya dapat pada semester
pertama yaitu mata kuliah “Pengelolaan
Pendidikan” dengan dosen pengampu Dr. Asep Kurniawa, M.Ag. Beliau
menggunakan buku panduan yang disusun oleh beliau sendiri, didalamnya terdapat
pembahasan edutainment pula. Namun
pembahasannya lebih kompleks karena bukunya pun lebih tebal.
Selain mengingatkan kembali pada mata kuliah tersebut. bagi para
pembaca buku metode edutainment ini menarik
dan dapat menjadi alternatif metode belajar mengajar bagi pendidik, orang tua,
maupun siswa yang berminat pada dunia pendidikan. Saran bagi para pembaca untuk
membaca buku yang bertema sama yaitu tentang pembelajaran yang interaktif dan
menyenangkan. Sebagai kaum akademisi atau yang peduli terhadap pendidikan
bangsa ini, mari galakkan kembali kemajuan pendidikan Indonesia dengan
menggunakan metode belajar mengajar yang menyenangkan. sehingga
dapatmenghasilkan SDM yang tidak hanya menguasai teori tetapi memiliki pribadi
yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar