We are B

This is our blog which consist our assignments and our activities during we together in English Departement IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Minggu, 06 Maret 2016

Metode Edutainment Lydiana Saputri



Name : Lydiana Saputri
Class : TBI-B/IV
NIM : 1414131042
Book Review for Writing and Academic Purposes



Judul buku : Metode Edutainment
Penulis : Moh. Sholeh Hamid, S.pd
Penerbit : DIVA Press, Cetakan VI, Maret 2014
Tebal : 251 halaman
No. ISBN : 978-602-978-974-4                                            
Buku ini ditulis oleh Moh. Sholeh Hamid, S,pd yang lahir pada 1 Januari 1960 di Banyuwangi. Penulis mendapatkan gelar sarjananya di Universitas wisnuwardhana Malang dalam bidang Pendidikan Bahasa Indonesia. Moh. Sholeh adalah seorang pendidik yang memiliki pengalaman mengajar sejak tahun 1980-an. Saat ini, penulis adalah kepala sekolah di MI Bustanul Mubtadiin, Ketapang Kalipuro, Banyuwangi. Sekolah yang berada di bawah Yayasan Raudhatut Thalibin, asuhan ayahandanya KH. Abdul Hamid Yunus. Buku ini merupakan buku pertama yang merupakan representasi pengalaman mengajar, kebijakan, dan strategi pendidikan yang pernah penulis terapkan.
Hal yang melatarbelakangi penulisan buku ini adalah fenomena pembelajaran di sekolah, baik dari metode pembelajaran maupun dari aspek pendidiknya. Dimana dunia pendidikan adalah faktor yang penting dalam kehidupan manusia. Karena pendidikan adalah pencetak peradaban manusia. Penulis menegaskan pada dasarnya sekolah bukan hanya sarana untuk mencari nilai, peringkat, atau semacamnya tetapi sarana untuk menambah pengetahuan siswa dan menjadikan ilmu sebagai bekal kehidupan mereka di masa depan.
Penulis mengatakan pendidik yang baik, dalam proses belajar pembelajaran hendaknya memperlakukan para siswanya sesuai dengan kondisi dan karakteristik mereka masing-masing. Dalam buku ini penulis menyajikan konsep edutainment, model pembelajaran kolaboratif dan model pembelajaran interatif, memberikan tips tentang cara mendesain kelas, macam-macam gaya  belajar siswa, dan berbagai jenis permainan yang bisa dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang patut diterapkan dalam pembelajaran.. Penulis menyatakan pada pembelajaran kolaboratif pendidik harus mampu menjadi mediator dan fasilitator. Dalam konsep edutainment ini bertujuan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Sasaran penulisan buku ini adalah para pendidik, orang tua, pelajar, atau mahasisiwa yang berminat pada pendidikan.
Pada daftar isi yang terdiri dari 5 bab yaitu: pendahuluan, memahami edutainment, mendesain ruarng kelas, teknik mencatat, menulis, model pembelajaran kolaboratif dan pembelajaran interaktif. Edutainment adalah suatu cara untuk membuat proses pendidikan dan pengajaran menjadi menyenangkan dan memudahkan siswa untuk menangkap esensi dari pembelajaran tersebut. Edutainment menekankan pada tataran metode, strategi, dan taktik. Strategi biasanya berkenaan dengan taktik, sedangkan taktik sendiri adlah segala cara dan upaya untuk menghadapi sasaran dan kondisi tertentu, agar memperoleh hasil yang maksimal. Bentuk terapan metode edutainment ini antara lain : humanizing the classroom, active learning, the accelerated learning, quantum learning, dan quantum teaching.
Pada pembahasan quantum learning ada istilah yang baru saya ketahui yaitu mengenai NLP (Neuro linguistics programming). Program tersebut meliputi hubungan antara bahasa dan perilaku, yang dapat dipergunakan untuk menciptakan jalinan pengertian antara siswa dan pendidik. Selanjutnya yaitu fakta bahwa dalam quantum learning, penggunaan music dipandang sebagai sesuatu yang penting. Dengan music khusus, mereka dapan mengerjakan pekerjaan mental yang melelahkan diringi rasa rileks dan tetap berkonsentrasi. Adapula table yang diungkapkan oleh Georgi Lozanov (DePorter, 2002) mengenai hasil penelitian music dalam mnegrjakan pekerjaan mental. (hal. 81)
Dalam mendesain ruang kelas hal yang harus diperhatikan adalah lingkungan kelas, pengaturan tempat duduk, pemberian aroma terapi, pengaturan tanaman dan menggunakan media pembelajaran yang tepat. Selanjutnya mengenai teknik dalam menulis (clustering atau pengelompokkan dan fast writing atau menulis cepat )dan membaca, penulis membahas mengenai teknik scanning dan skimming.
Penulis juga menjelaskan tentang metode pembelajaran interakti, diantaranya : metode ceramah, proyek, eksperimen, pemberian tugas dan pembacaan (retation), diskusi dan latihan (drilling). Adapun macam-macam strategi yang menarik dan menghibur, penulis menggambarkan pula bagaimana permainan itu dilakukan. Strateginya adlah sebagai berikut, picture by picture, numbered head together, cooperative script, jigsaw, dan coursereview horray.

Berikut ini adalah kelebihan dari penulisan buku ini, dilihat dari sampul buku ini menarik dengan penggunaan ukuran huruf yang beragam dan warna yang berbeda. Selain itu penekanan pada kata “menjadikan siswa kreatif dan nyaman” membuat yang melihat mengacu pada hal positif. Desain menarik ini terlihat pula pada penulisan sampul belakang, menggunakan kata yang sederhana sehingga mudah dicerna pembaca. Dalam penulisan isi, penulis memberikan textbox untuk kalimat-kalimat yang penting pada beberapa bab maupun sub bab. Hal ini memudahkan pembaca menemukan ide pokok dari teks yang sedang dibaca.
Pada daftar isi menggunakan bahasa yang sederhana memberikan kesan ringan pada saat membacanya. Gambar ilustrasi pada bab pengaturan ruang kelas memudahkan dalam penerapannya. Dengan mengaplikasikan konsep edutainment dan pembelajaran interaktif, baik siswa maupun pendidik akan saling bekerja sama dan aktif dalam proses pembelajaran.
Jika dihubungkan dengan sisi agama, konsep edutainment ini turut mendukung pola pembelajaran dalam Islam. Dalam proses pembelajaran yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, bahwa rasa senang dan bahagia berperan penting pada diri seseorang dan memberikan pengaruh yang kuat dalam jiwanya. Tidak hanya mengajarkan tetapi Rasulullah SAW menerapkan apa yang diajarkannya dalah kehidupan sehari-hari sehinnga selaras dengan realita. Begitu pun seorang pendidik, meski tidak sesempurna Rasulullah SAW, minimal kita menjadikannya tauladan dalam hal mengajar maupun menjalani kehidupan ini.
Tidak ada hal yang sempurna di dunia ini, tidak terkecuali pada penulisan buku metode edutainment ini, masih ditemukannya dosa kecil pada penggunaan spasi, penggunaan bahasa yang kurang tepat seperti kata “sangat..” hal ini sebaiknya dihindari karena kata tersebut menegaskan aspek tersebut adalah yang paling berpengarah harus melihat aspek lainnya juga, korelasi antar paragraf masih ada yang kurang pas karena peralihan pembahasan tidak dihubungkan terlebih dahulu pada paragraf sebelumnya. Pada penulisan biografi penulis, akan lebih baik jika ditambahkan foto penulis.
Banyak sekali ilmu yang didapat dengan membaca buku Moh. Sholeh ini dapat menambah wawasan mengenai metode belajar-mengajar, selain itu berisi mengenai bagaimana mendesain pembelajaran interaktif dan menyenangkan. Secara sadar atau tidak buku ini memberikan pengetahuan yang inovatif dan menginspirasi. Pembelajaran ini memang sudah pernah saya dapat pada semester pertama yaitu mata kuliah “Pengelolaan Pendidikan” dengan dosen pengampu Dr. Asep Kurniawa, M.Ag. Beliau menggunakan buku panduan yang disusun oleh beliau sendiri, didalamnya terdapat pembahasan edutainment pula. Namun pembahasannya lebih kompleks karena bukunya pun lebih tebal.

Selain mengingatkan kembali pada mata kuliah tersebut. bagi para pembaca buku metode edutainment ini menarik dan dapat menjadi alternatif metode belajar mengajar bagi pendidik, orang tua, maupun siswa yang berminat pada dunia pendidikan. Saran bagi para pembaca untuk membaca buku yang bertema sama yaitu tentang pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Sebagai kaum akademisi atau yang peduli terhadap pendidikan bangsa ini, mari galakkan kembali kemajuan pendidikan Indonesia dengan menggunakan metode belajar mengajar yang menyenangkan. sehingga dapatmenghasilkan SDM yang tidak hanya menguasai teori tetapi memiliki pribadi yang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar