We are B

This is our blog which consist our assignments and our activities during we together in English Departement IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Minggu, 06 Maret 2016

Metode Edutainment Putri Sugiarti

Review buku “Metode Edutainment
Author : Putri Sugiarti/TBI.B IV

Ekspresi Kontradiktif yang terjadi di jaman pendidikan sekarang membuat kita miris melihatnya. Apakah yang terjadi dengan pendidikan sekarang? Apakah ada yang salah dengan sistem pemerintahan nya? Atau dengan kurikulumnya? Atau bisa juga dengan siswa-siswi nya? Dari serentet pertanyaan tersebut, kita seharusnya tidak menyalahkan siapapun. Karena ketidakseimbangan mutu pendidikan terjadi karena antara peraturan dan yang diatur tidak memiliki komunikasi yang baik. Itulah mengapa pendidikan tidak sampai kepada apa yang dituju.
Apakah Edutainment itu?
Dunia pendidikan adalah dunia yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Itu adalah kalimat pertama yang tertuang dalam buku “Metode Edutainment” karya Moh. Sholeh Hamid, S.Pd. Dari pernyataan tersebut kita pun paham seberapa pentingnya pendidikan untuk kita tanpa dijelaskan dengan panjang. Akan tetapi yang terpenting disini adalah bagaimana cara menyampaikan pendidikan yang baik dan menyenangkan? Edutainment berasal dari kata education dan entertainment. Education berarti pendidikan, sedangkan entertainment berarti hiburan. Jadi, dari segi bahasa, edutainment adalah pendidikan yang menghibur dan menyenangkan. Sementara itu, dari segi terminology, edutainment adalah suatu prosespembelajaran yang didesain sedemikian rupa, sehingga muatan pendidikan dan hiburan bisa dikombinasikan secara harmonis untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan (Sholeh Hamid:2011).
Dari pengertian diatas adalah yang menjadi model dari pendidikan adalah bagaimana kita memberikan pendidikan yang menyenangkan kepada siswa agar siswa tersebut tidak merasa tertekan dengan adanya materi yang disampaikan oleh guru maupun pendidik lainnya. Edutainment ini lebih menekankan pada tataran metode, strategi, dan taktik. Dengan adanya tataran yang disebutkan siswa tidak akan merasa bosan ataupun tegang dalam menempuh pendidikan yang formal. Akhmad Sudrajat menyebutkan bahwa terdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran diantaranya ceramah, demonstrasi, diskusi, simulasi, laboratorium, pengalaman lapangan, brainstorming, debat, symposium, dll.
Cara yang efektif dalam pembelajaran menurut saya adalah bagaimana kita menyampaikan materi tersebut dengan mengkombinasikan beberapa permainan yang mengasah otak siswa atau siswi. Karena permainan itu tidak membuat bosan dikelas. Akan tetapi permainan pun memiliki kekurangan, jadi kita sebagai pendidik harus bisa memadu padankan metode pembelajaran agar pengajaran bisa berjalan efektif. Edutainment merupakan istilah yang relative masih baru dalam dunia pendidikan, yang menjadi popular dengan perkembangan industry dan program hiburan pada abad ke-19. Pada dasarnya tujuan hidup manusia yang hakiki adalah kebahagiaan yang identik dengan kesenangan, baik kesenangan lahir maupun batin. Jika kebahagian tidak seimbang antara lahir maupun batin kehidupan pun yang dirasakan hanya kesedihan dan kebahagaian yang tidak hakiki.
Gaya belajar
Sebagai pendidik yang akan memberikan pengajaran yang terbaik, kita harus mengetahui gaya belajar siswa dan siswi kita dikelas. Macam-macam gaya belajar, diantaranya: 1) Pelajar Visual adalah tipe pelajar yang dapat belajar baik jika menggunkan indra penglihatan. 2) Pelajar Auditorial adalah siswa yang dapat belajar dengan baik melalui indra pendengaran. 3) Pelajar Kinestetis adalah pelajar yang dapat menangkap pelajaran dengan baik jika memnggunakan gerakan atau sentuhan. Dari macam-macam gaya belajar tersebut kita harus mengetahui pelajar cenderung yang mana, kita akan lebih mudah mengatur dan membuat metode seperti apa ketika sedang belajar. Bisa juga dengan mengkelompokan gaya belajar masing-masing agar berjalan dengan efektif. Kita sebagai guru kelak harus pandai berkomunasi dengan siswa agar kita bisa melakukan pendekatan dengan mudah. Karena komunikasi sangat penting dalam pembelajaran. Jika salah satu siswa terjadi miss komunikasi akan terjadi kesalahpahaman atau pilih kasih yang dirasakan oleh siswa tersebut.
Ruang Kelas
Ruang kelas pun adalah komponen terpenting dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, karena akan mempengaruhi suasana pembelajaran dikelas. Menciptakan kenyamanan dikelas adalah tugas guru dan siswa agar pembelajaran berjalan dengan koefesien dan efektif. Apabila pembelajaran dihiasi dengan suasana yang tidak nyaman pasti akan terjadi pembelajaran yang tidak efektif. Dimulai dari lingkungan kelas, kita bisa menyediakan gambar seperti poster atau ikon simbol pada setiap konsep utama pelajaran yang diajarkan. Bisa juga dengan memajang poster motivasi afirmasi seperti “Jagalah kebersihan”, “Buanglah sampah pada tempatnya”, “Sayangi kelas kita”.
Guru menuntun siswa agar lebih kreatif dengan karya ciptanya dikelas. Hal tersebut bisa sebagai apresiasi guru kepada siswa nya. Pemakaian warna pun ikut andil dalam pembelajaran, gunakan warna-warna yang terang atau adem. Seperti warna hijau, biru, biru tua, coklat, hitam, kuning, ungu, dan putih. Jangan mengkombinasikan warna yang kontras didalam kelas, contoh kita menggunakan warna merah dan hitam. Suasana kelas pun menjadi gelap, kita harus pintar mengkombinasikan warna yang tepat didalam kelas.
Pengaturan bangku pun sangat penting, seperti formasi tradisonal, formasi auditorium, formasi chevron, formasi kelas bentuk huruf U, formasi konferensi, formasi meja pertemuan, formasi pengelompokan terpisah, formasi tempat kerja, formasi kelompok untuk kelompok, formasi lingkaran, dan formasi peripheral. Tidak lupa juga pemberian aroma terapi didalam kelas, aroma yang wangi dan segar akan membuat suasana lebih nyaman. Efeknya dapat melegakan pernapasan dan menetralisir bau-bau yang tidak sedap. Untuk itu didalam kelas minimal harus ada dua tanaman alami dalam pot.
Didalam buku ini pun terdapat tehnik-tehnik dalam pembelajaran, yaitu tehnik mencatat, menulis dan membaca. Dari ketiga tehnik tersebut memiliki kekurangandan kelebihan. Siswa pun memiliki ketertarikan sendiri dalam ketiga tehnik tersebut. Pun tidak tertinggal dalam pembelajaran kolaboratif. Pembelajaran kolaboratif merupakan metode pembelajaran yang menerapkan paradigma baru dalam teori-teori belajar. Peran guru dalam pembelajaran kolaboratif adalah guru sebagai fasilitator dan guru sebagai model.
Adapun peran siswa dalam pembejarang kolaboratif adalah membentuk tujuan, mendesain tugas pembelajaran dan pengawasan, penilain diri, pentingnya interaksi dalam pembejaran kolaboratif, dan berbagai tantangan dan konflik dalam pembelajaran kolaboratif. Metode pembelajaran interaktif merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik. Berbgaia metode pembelajaran yang berdifat interaksi, seperti: metode ceramah, metode proyek, metode eksperimen, metode pemberian tugas dan pembacaan, metode diskusi, dan metode latihan.
Positif & Negatif
Positif: Buku ini lebih banyak terdapat isi atau materi yang positif, kenapa? karena buku ini memandu kita bagi para guru pemula agar bisa memahami lingkungan pendidikan, cara mendidik yang baik, menciptakan kenyamanan dikelas maupun disekolah. Buku ini penting untuk dipelajari bagi guru.
Negatif: Buku ini dari segi negatif nya lebih sedikit, tapi dari segi bahasa nya lebih diperjelas dan letak tanda baca harus tepat.
Pengetahuan yang didapat dari buku “Metode Edutainment”
Saya sebagai calon guru penting sekali memahami dan mengenali karakteristik siswa dan siswi nya dalam proses pembelajaran. Buku ini memberikan panduan agar cara mengajar kita tidak membosankan siswa nya. Menciptakan suasana kelas yang nyaman dan wangi pun penting dalam proses pembejaran, pemelihan warna kelas. Menurut beberapa guru pengaturan ruang kelas tidak penting. Tapi menurut saya pengaturan dan tata ruang kelas penting untuk menciptakan kenyamanan siswa nya. Adapau  metode pembelajaran interkatif, saya kini lebih paham bagaimana agar kita lebih interaktif dikelas.
Saran
Pembahasan dari buku “Metode Edutainment” ini memberikan solusi pemilihan pembelajaran yang efektif, menarik, dan menyenangkan bagi para siswa. Sudah tidak popular lagi jika guru mengajar dengan menegangkan dan menakutkan bagi para siswa. Banyak sekali metode yang terdapat dalam buku ini. bagi para calon guru, mulai dari sekarang pikirkan bagaimana metode kita dalam pembelajaran dikelas. Agar siswa dan siswi merasa nyaman. Yang terpenting adalah bagaimana kita menciptakan murid yang berpendidikan, bermoral, dan berperilaku baik dikelas ataupun dilingkungan. Untuk saran penjelasan dari edutainment ini lebih dikembangkan lagi dan memberikan solusi yang bisa membuat permasalahan dalam pendidikan bisa terselesaikan.

Referensi

Hamid Sholeh, Moh. 2011. Metode Edutainment. Yogyakarta: DIVA press.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar